Karnaval Budaya Jadi Ajang Pengenalan Potensi Wisata dan Budaya Ngawi

Pemerintah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Gelar Karnaval Budaya bertajuk “Pesona Seni dan Budaya Negeri Ngawi Ramah”, Minggu (18/8/2019). (Foto: Diskominfo Ngawi)

Ngawi – Di depan Paseban dr. Radjiman Wedyodiningrat pada Minggu (18/8/2019) ramai dengan tampilan beragam inovasi dan kreasi khas Kabupaten Ngawi. Acara Gelar Karnaval Budaya Ngawi bertajuk “Pesona Seni dan Budaya Negeri Ngawi Ramah” itu mencoba untuk mengenalkan potensi wisata dan budaya dengan memadukan unsur kearifan lokal.

Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengatakan, event ini merupakan ajang untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Ngawi sekaligus untuk tetap menjaga kelestarian budaya yang ada di dalamnya. “Makanya wajib mengangkat potensi, baik wisata maupun budaya, sehingga bisa lebih ter-blow up atau dimasyarakatkan lagi,” terang Bupati, dilansir dari laman resmi Pemkab Ngawi.

Bupati melanjutkan, seluruh elemen masyarakat wajib menjaga keutuhan negara dan mengisi kemerdekaan dengan segala hal yang positif, dengan gelar karnaval budaya misalnya. Mengisi kemerdekaan menurutnya tidak hanya cukup dengan menikmati jerih payah para pahlawan, tetapi dengan melaksanakan kewajiban sebagai warga negara, yaitu dengan meneruskan perjuangan para pahlawan, menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

Dalam suasana perayaan kemerdekaan Indonesia ini Bupati juga mengatakan bahwa perayaan tersebut harus dimaknai lebih dalam untuk menghormati jasa para pahlawan. “Dengan begitu kita akan lebih bisa merasakan arti kemerdekaan ini secara sesungguhnya,” imbuhnya.

Ketua panitia Abimanyu mengatakan, vvent gelar karnaval tahun ini diikuti ribuan pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/AMK, perguruan tinggi, dan organisasi perangkat daerah (OPD), dan sejumlah komunitas yang ada di Kabupaten Ngawi. “Peserta terbagi menjadi 22 regu, di antaranya yang empat regu peserta kehormatan, lima regu pelajar tingkat SD, empat regu pelajar SMP, dan delapan regu pelajar SMA dan umum,” terangnya.

Add Comment