40 kontingen Kwartir Cabang Ngawi Ikuti Jambore Daerah Jatim 2019

Sesi foto bersama 40 kontingen dari Kapupaten Ngawi untuk mengikuti Jambore Daerah Jawa Timur 2019. (Foto: Pemkab Ngawi)

Ngawi- 40 kontingen dari Kwartir Cabang Ngawi ikuti Jambore Daerah Jawa Timur 2019. Jamda Jatim 2019 digelar di bumi perkemahan Wisata Hutan Pinus Songgon Banyuwangi.

Sebelum berangkat, 40 kontingen dilepas langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar di Pendopo Wedya Graha, Rabu (09/10). Kontingen Kwarcab Ngawi berasal dari pelajar SMP/Mts se Kabupaten Ngawi.

Dalam sambutannya Wabup Ngawi memberikan apresiasinya untuk Ketua Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ngawi yang konsisten mengikuti event kegiatan Pramuka tingkat regional maupun nasional.

“Komitmen ini akan terus kita perkuat, termasuk mengkader generasi penerus supaya memiliki budi pekerti yang luhur kecakapan kesehatan jasmani dan rohani , sehingga gerakan Pramuka di Kabupaten Ngawi kedepan bisa menjadi pioneer dan contoh khususnya Jawa Timur,” ungkapnya.

Wabup berpesan untuk kontingen Ngawi selalu menjaga kesehatannya dan juga nama baik, selama mengikuti Jambore.

Peran Strategis Pramuka

Menurutnya, Pramuka juga bisa sebagai gerakan yang mempunyai peran strategis pada pembangunan karakter anak, dan sesuai dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi.

“Saya berharap adik-adik semua juga bisa menjaga marwah dari gerakan Pramuka Kabupaten Ngawi,” imbuhnya.

Selain itu juga disampaikan peserta untuk tidak lupa mengenalkan potensi Kabupaten Ngawi, baik disektor pertanian, pariwisata maupun organisasi kepemudaannya.

“Jadi adik-adik ini juga selain menampilkan kecapakan prestasi dibidang kepramukaan, juga harus mampu membawa diri, bersosialisasi dengan teman- teman se Jatim dengan baik, sekaligus bisa mengenalkan Kabupaten Ngawi ditingkat regional dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Jambore ini berlangsung selama satu minggu (12-18/10) dengan berbagai kegiatan diantaranya wawasan kebangsaan, seni budaya, teknologi dan ketrampilan-ketrampilan kepramukaan, tantangan, wirausaha dan penanggulangan bencana.

Add Comment