Olahan Krupuk Suratmi, Penopang Hidup Keluarga

Suratmi pengrajin kerupuk dari Desa Grudo (Foto: Pemdes Grudo)

GRUDO,Ngawi — Desa Grudo memiliki banyak potensi, salah satunya usaha rumahan warga Dusun Pojok,  Desa Grudo adalah pengolahan kerupuk. Saat ini belum banyak yang menekuni bidang usaha tersebut. Sehingga, peluang usaha tersebut sangatlah menjanjikan. Selain menguntungkan, tetapi juga dapat menyerap tenaga kerja. Kegiatan ini, juga membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran.

Usaha rumahan ini dilakukan oleh Suratmi. Ia sudah melakukan usaha ini sudah 21 tahun.

“Kegiatan pengolahan krupuk ini sudah berjalan hampir 21 tahun. Awalnya hanya saya dan suami yang menangani. Namun setelah beberapa tahun mulai berkembang akhirnya kami memutuskan untuk menambah tenaga untuk produksi,” terangnya.

Penopang Hidup Keluarga

Seiring berjalannya waktu, usaha yang dirintis mulai tahun 1998 itu mulai menampakkan hasil. Bukan hanya sebagai penopang ekonomi keluarga Suratmi saja, namun juga sepuluh orang karyawan yang ada di sekitar tempat usahanya.

“Untuk pengolahan kita melibatkan 10 orang tenaga. Untuk menggoreng dua orang dan untuk packing 8 orang,” terangnya

Sementara untuk pemasaran produk Suratmi mengatakan tidak ada kendala.

“Kalau untuk penjualan sekarang nggak ada masalah. Sudah ada yang mengambil untuk dijual di pasar-pasar di seputaran Ngawi. Kalau lagi banyak yang order kita juga drop sendiri. Jadi disini fokus untuk pengolahan,” terangnya.

Sedangkan untuk bahan baku krecek, Suratmi saat ini belum mengolahnya sendiri, masih membeli dari luar daerah.

“Memang untuk krecek masih membeli dari Beran. Kalau ada tambahan modal kita sebenarnya juga ingin memproduksi sendiri. Mudah mudahan kedepanya kita tidak lagi membeli krecek dari luar lagi,” harapnya.