PSHT Ranting Bringin Laksanakan Kegiatan Turun Ke Sub Rayon, Dihadiri 80 Warga PSHT

Acara turun sub rayon PSHT ranting Bringin dihadiri 80 warga PSHT (Foto: Pemdes Dero)

Ngawi — Tujuan SH Terate adalah membentuk manusia berbudi luhur tahu benar dan salah, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam jalinan persaudaraan kekal abadi, melalui pelajaran pencak silat.

Persaudaraan yang diyakini dan dianut oleh SH Terate adalah persaudaraan yang tulus dengan didasari rasa saling sayang menyayangi, hormat menghormati dan bertanggung jawab. Persaudaraan yang tidak memandang siapa aku dan siapa kamu, tidak dilandasi hegemoni keduniawian, seperti derajat, pangkat dan martabat, juga bukan persaudaraan yang dibatasi suku, ras, agama dan antar golongan.

Seperti halnya yang ini dilakukan PSHT Ranting Bringin, untuk menguatkan rasa persaudaraan antar warga agar lebih kompak, guyub rukun dan satu komando, PSHT Ranting Bringin, Cabang Ngawi, Pusat Madiun melaksanakan kegiatan rutin satu bulanan yaitu acara turba atau turun ke rayon-rayon di wilayah Kecamatan Bringin.

Kegiatan turun ke Sub Rayon Kaliuluh, Desa Kenongorejo Utara, Waduk Pondok, walaupun gerimis rintik-rintik dan berjarak sekitar 9 km dengan jalan berbatuan serta melewati pegunungan. Kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan tiada halangan suatu apapun.

Kegiatan ini langsung di pimpin oleh Ketua Ranting Sukiman yang juga Sekdes Dero, didampingi pengurus ranting, Suparno ( Kasun Tegal Duwur Dero).

Pada acara tersebut, Kades Dero, Ariyadi selaku bendahara PSHT ranting Bringin dan perangkat Desa Dero yang mayoritas termasuk pengurus, pada saat kegiatan tersebut tidak bisa ikut,dikarenakan ada kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan.

Dihadiri 80 Warga PSHT

Sukiman, selaku Ketua Ranting Bringin, ia menjelaskan kepada sekitar 80 an anggota warga yang hadir mengenai perkembangan PSHT saat ini. Pada acara tersebut, sebagian anggota warga SH Terate yang hadir mendengarkan wejangan dari halaman rumah, dikarenakan di dalam rumah sudah penuh. Ia berpesan agar warga SH terate harus tau akan perjalanan dan perkembangan SH Terate dan tidak lupa asal usul atau sejarah perjalanan sh serta jangan percaya berita hoax apalagi plintiran masalah perkembangan SH Terate.

“Agar dalam menjalani hidup tidak lupa pada ajaran budi luhur sh terate, mengamalkan Catur Bhakti dan selalu mengutamakan Persaudaraan, Guyub Rukun dan tidak neko-neko,dan serta banyak Pitutur Luhur lain yang di sampaikanya, anggota warga SH Terate harus loyal terhadap PSHT Pusat Madiun serta sebagai warga SH terate jangan sampai mangrotingal atau mendua serta ingat akan sumpah yang pernah diucapkanya serta ingat akan jalanya hukum alam dalam kehidupan ini serta ikut Memayu Hayuning Bawono,” ungkapnya.

Setelah kegiatan sosialisasi dan wejangan pada warga, ia memberikan wejangan pada Siswa Sub Rayon Kaliuluh dan sub Rayon Suru yang akan melaksanakan tes kenaikan sabuk polos ke sabuk njambon yang berjumlah 12 Siswa.

Add Comment