Tim SAR Bersama Warga Desa Dero Evakuasi Sarang Tawon Vespa, Lakukan Penyemprotan Cairan Insektisida

Kades Dero, Ariyadi dan Bhabinkamtibmas Dero bersama salah satu anggota Tim SAR Sikathan Ngawi setelah selesai evakuasi Tawon Vespa (Foto: Pemdes Dero)

DERO, Ngawi — Tim SAR Sikathan Kabupaten Ngawi yang di dampingi Kades Dero, Ariyadi dan Bhabinkamtibmas mengevakuasi sarang tawon Vespa, Sabtu sore (18/01/2020).

Sarang tawon Vespa tersebut bersarang di salah satu pohon di kebun milik Suwito yang terletak di lingkungan warga RT 03, RW 02, Dusun Dero Lor, Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi. Sarang tawon Vespa ini di evakuasi karena meresahkan masyarakat, walaupun letaknya di kebun tapi lokasi ini dekat dengan pemukiman penduduk.

Eko (29), salah satu masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi sarang tawon mengungkan bahwa ukuran sarang tawon semakin hari semakin membesar, membuat warga menjadi resah.

“Awalnya sarang tawon ini berukuran kecil mas, tetapi semakin hari kok semakin membesar seukuran ember. Karena saya dan masyarakat lingkungan sekitar merasa resah dan takut dengan adanya sarang tawon tersebut , saya langsung melaporkan ke pak Kades Dero,” ungkapnya.

Sementara di lokasi yang sama, Kades Dero, Ariyadi mengungkapkan, rasa terima kasih kepada mayarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sigap, tanggap dan cepat bertindak melaporkan kepada kami tentang sarang tawon Vespa yang sangat membahayakan tersebut,” ucapnya.

Ia menerangkan, setelah mendapat laporan dari masyakat, kami langsung melaporkan ke Tim SAR Sikathan Kabupaten Ngawi untuk segera menindaklanjuti dan mengevakuasi sarang tersebut.

“Karena kami takut masyarakat jadi korban sengatan tawon, sehingga kami juga langsung cepat melapor kepada Tim SAR Sikathan kabupaten Ngawi untuk mengevakuasi sarang tawon,” ungkapnya.

Ia merasa khawatir jika ada masyarakat yang menjadi korban karena sengatan tawon bisa menyebabkan kematian.

“Ukuran sarang tawon sebesar ember . Dan banyak yang bilang, katanya sengatannya bisa menyebabkan kematian. Jadi saya khawatir masyarakat saya jadi korban ,” pungkasnya.

Penyemprotan Cairan Insektisida

Setelah menerima laporan dari Kades Dero, kurang dari 24 jam, Tim SAR Sikathan yang berjumlah 12 personil tiba di lokasi langsung mempersiapkan proses evakuasi. Proses evakuasi berjalan cukup dramatis, sebab lokasi sarang berada di ranting pohon yang tak bisa dijangkau. Sehingga petugas terpaksa menggunakan tangga.

Setelah berhasil mendekati sarang, dengan menggunakan tangga dan seluruh badan tertutup, Tim SAR Sikathan melakukan penyemprotan cairan insektisida pada sarang tawon.

Hal tersebut dilakukan, guna melumpuhkan tawon agar tidak menyerang. Selanjutnya, sarang diambil dan dimasukkan kantong.

Selanjutnya sarang tawon yang sudah dimasukkan kantong, kemudian dibawa petugas BPBD untuk segera dimusnahkan.